Salah Satu Hal Aneh pada Yamaha Aerox 155…

Yeah… Kemunculan Yamaha Aerox 155 di Indonesia memang menarik perhatian banyak pecinta otomotif di tanah air… Saya pun ikut ikutan penasaran dengan matic sporty yang ditujukan oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sebagai matic perkotaan ini… Bertempat di acara launching Yamaha Aerox 155 region Yogyakarta dan sekitarnya  yang pertempat di Ambarukmo Plaza dan dimeriahkan oleh Isyana Sarasvati kemarin (klik)… Perhatian saya langsung tertuju pada sesosok Yamaha Aerox 155 R version berkelir biru – putih khas Yamaha seperti pada foto di atas… Cukup lama mengamati detail demi detail Yamaha Aerox 155 R version dan ada satu hal yang nampak aneh…

Yamaha Aerox 155 sendiri hadir dalam 3 versi yakni versi standar, R version, dan yang paling tinggi adalah S version… Selain dari segi fitur dan penampilan, tidak ada perbedaan dalam segi spesifikasi teknis pada ketiga versi tersebut… Nah, yang menarik adalah pada saat saya bertemu dengan Yamaha Aerox 155 R version tersebut… Sempat melihat detail demi detail sampai melongok ke kolong dari Yamaha Aerox… Ada satu hal yang sangat membuat saya bertanya tanya… Baca juga: Perbedaan Rangka Yamaha Aerox 155 dengan Yamaha Nmax 155…

Yamaha Aerox 155 pada bagian pengeremannya memang menggunakan cakram pada bagian depan dan tromol untuk belakang… Dan untuk rem ABS depan hanya terdapat pada Yamaha Aerox 155 versi tertinggi alias S version… Pada Yamaha Aerox 155 S version sudah menggunakan Anti-lock Braking System (ABS) yang membuat roda mengunci pada saat melakukan hard braking… Sensor ABS pun nampak pada rem depan Yamaha Aerox 155 S version ini…

Tapi yang aneh adalah pada Yamaha Aerox R version maupun versi standarnya sensor ABSnya tetap ada… Yoi, baik Yamaha Aerox 155 versi standar maupun R version tetap dapat kita jumpai sensor ABS di dekat piringan cakram motor tersebut… Bila kita lihat akan ada piringan besi kecil berwarna hitam yang mempunyai banyak lubang beserta kabel didekatnya… Nah setau saya dan hasil dari searching di internet, benda tersebut adalah memang sensor untuk rem ABS… Tapi anehnya kenapa sensor ABS ini ada pada Yamaha Aerox 155 untuk semua tipe termasuk tipe standar dan R version… Sejatinya untuk tipe standar dan R version belum mengaplikasikan rem ABS, tapi tetap dibekali sensor pada bagian remnya…

Ini yang menurut saya agak aneh, belum mengaplikasikan ABS namun dibekali sensor ABS untuk apa…?? Jadi kalau dilihat secara detail maka baik Yamaha Aerox 155 versi standar, R version maupun S version akan dijumpai sensor ABS pada rem depannya… Tapi yang membuat saya agak bingung adalah untuk apa sensor tersebut juga dijumpai pada varian standar dan R versionnya…?? Lengkap dengan kabelnya lagi, terus kabel tesebut terhubung kemana tuh…?? Baca juga: Yamaha Aerox 155 VS Honda Vario 150…

Sebagai contoh motor lain dengan tipe ABS dan non ABS adalah Honda CBR250RR yang sudah sempat saya coba untuk harian… Pada Honda CBR250RR untuk tipe ABSnya jelas dibekali dengan sensor ABS pada bagian cakram serta kabel sensornya… Namun pada tipe non ABS tentu tidak dilengkapi dengan sensor berupa pirinagn cakram berlubang dan kabelnya…

Nah, pada Yamaha Aerox 155 ini kok agak aneh karena untuk semua tipe baik ABS maupun non ABS juga dibekali dengan sensor ABS pada bagian cakramnya… Kira kira buat apa tuh sensor, yang lebih menggelitik lagi adalah adanya kabel di dekat sensor tersebut… Nah, ujungnya mengarah kemana tuh kabel sensor…?? Atau cuman buat pemanis atau gaya gayaan saja biar kelihatan sudah mengaplikasikan rem ABS ya…?? Atau jangan jangan itu adalah sensor kecepatan ya…?? Tapi kok bentuknya kayak sensor ABS gitu 🙄 … Saya sendiri masih belum menemukan jawaban mengapa YIMM tetap memasang sensor beseta kabel sensor ABS pada Yamaha Aerox 155 tipe non ABS… Hasta mañana…

22 Comments

  1. Itu untuk sensor kecepatan bos.. Bukan cuma untuk abs.. Di yamaha nmax juga ada walaupun tipe standart.. Jadi gak perlu merasa aneh dan bingung.. Kalo pada motor moge malah di gunakan juga untuk control traksi

  2. Sensor speed itu bro…masak gt aja ga tau…sensor speed ada banyak penempatan…ada di mesin ada yg jadi 1 sama sesor speed abs ada yg tipe jadul di sebelah kiri cakram.

  3. ABS itu bekerja dari membaca nya putaran roda juga pada dasar nya, jadi sensor itu yg mengirim sinyal putaran roda menuju Modul ABS itu sendiri,, nah untuk yg kata nya versi R dan Standar, itu hanya untuk Speed Sensor saja, jd AEROX 155 itu versi ABS atau Bukan tetap dilengkapi Speed Sensor itu sendiri,, kalo pernah liat Motor Nouvo Elegance “5P0” sensor nya kalo tidak salah seperti itu, karena sudah digital spedometer nya walaupun masih sistem Karburator,, Mohon koreksi kalo kurang atau salah dalam penjelasan nya

  4. sistem abs membaca input dari putaran roda, kalau yg non abs itu mungkin berfungsi sbg speed sensor saja…

  5. Sama ky nmax, buat sensor speedometer. Di blog pakde cicakkreatip juga udah pernah dibahas scr implisit

    Biar murah biaya produksinya sensor disamain. Jadi ga perlu bikin sensor sendiri yg ky ada di matic” kecil

  6. podo wae mas..nmax abs dan non abs juga bgono..itu sensor speedo jadi satu..liat ke sebelah kiri dong..gak ada kabel speedo kayak matic pendahulu macem mio, nouvo, dll

  7. itu utk menghemat cost, kalu pake 2 sensor jrlas harga beda.
    kalu sensor rusak, yach 2 fungsi rusak juga

    • Yah…baru tahu…tenyata di type lain juga ada semacam piringan itu.ternyata berfungsi sbg sensor abs dan speedo.

      Kalo sensor speedo di depan/ di ban tdk mungkin waktu standar tengah digeber sampe 150 kpj seperti v150 yg sensornya di mesin (sesuai putaran mesin bkn putaran ban )

  8. Iya ya buat apa ya sensor speed ada di mesin apa mungkin buat nambah variabel alogaritma sensor speed ya biar deviasi gak tinggi, kan speedo aerox lumayan akurat tuh. Di nmax non abs juga ada loh kang

  9. Tujuannya mungkin supaya konsumen diberikan peluang utk upgrade di kemudian hari jika menjadi kewajiban motor ada ABS di peraturan menteri.

    • Ngga mungkin.. 😀

      Sekalipun ada peraturan baru, itu cuma berlaku untuk kendaraan baru. Gila aja motor yg udah di tangan konsumen disuruh pasang perangkat abs sendiri.. Bisa abis berapa juta. Gimana kabarnya motor tua bangka, bisa” mahalan abs nya drpd harga motornya keseluruhan

Leave a Reply