Mungkin Ini Alasan AHM Menukar Saklar Sein dan Klakson…

Yeah… Suka ribet ga sih dengan posisi saklar sein dan klakson di motor motor buatan Astra Honda Motor (AHM) pada keluaran baru…?? Kalau ribet dan sering terbalik antara mau mencet klakson malah jadi sein berarti kita sama πŸ˜† … Saya sendiri kurang tahu produk apakah yang pertama kali menggunakan holder saklar sein dengan posisi paling bawah dan tombol klakson berada di tengah… Tapi kalau saya ingat ingat sih pemindahan kedua posisi saklar tersebut bebarengan dengan migrasinya mesin karburator ke injeksi… Motor motor baru dengan saklar “terbalik” ini bisa dipastikan sudah menggunakan mesin injeksi, kalau ga salah juga sih πŸ˜† …

Nah, bagi para pemilik motor baru dari AHM pastinya akan sedikit dibuat kesal dengan adanya kedua saklar/tombol yang terbalik bila dibandingkan dengan saklar motor pada umumnya… Maklum saja karena motor motor dari puluhan tahun silam sudah memposisikan tombol klakson berada di paling bawah, dan saklar sein berada di tengah… Baru beberapa tahun ini AHM menggunakan posisi saklar sein di bawah dan tombol klakson di tengah… Dan pada awal kemunculannya dulu sempet membuat para owner motor tersebut karena sering tertukar…

Saya sendiri dulu pada waktu pertama kali pakai Supra Gendut juga sering tertukar dan dibuat agak jengkel… Ini kenapa AHM mindah kedua saklar seenaknya sendiri… Ini cuman produknya AHM lho yang posisi saklarnya dibuat terbalik dari saklar motor pada umumnya… Buktinya kemaren lihat lihat produk Honda global saklarnya masih tetep tuh, yang dibawah adalah klakson… Tapi setelah beberapa hari ini muter muter ga jelas pakai Honda CBR250RR yang juga memiliki posisi saklar terbalik ini kok lama lama saya sedikit menerka nerka alasan AHM menukar posisi kedua saklar tersebut…

Tebakan dari saya kalau AHM menukar posisi kedua saklar tersebut adalah alasan kepraktisan dan keamanan… Sekali lagi ini cuman tebakan dari saya lho, bukan dari AHM sendiri karena sampai sekarang saya juga belum tahu alasan AHM menukar kedua posisi saklar tersebut… Jadi begini, pada saat posisi jempol/ibu jari menekan tombol sein itu posisi ibu jari tidak terlalu terangkat ke atas… Hal ini tentunya memudahkan pengendara karena saklar sein menjadi lebih mudah dijangkau oleh ibu jari… Sementara itu alau mencet tombol klakson musti mengangkat ibu jari lebih ke atas lagi dan sedikit ribet… Untuk saya sendiri dari dulu memang lebih sering menggunakan sein dari pada klakson… Jadi memang posisi kalau menekan saklar sein menjadi lebih enak karena posisinya di bawah…

Untuk alasan keamanannya ini saya hanya teringat ketika ujian praktek SIM C saja dan sekaligus sedikit cocokologi dengan bahasan ini πŸ˜† … Bila posisi ibu jari berada di tengah (memencet tombol klakson kalau posisi holder motor AHM sekarang) maka genggaman tangan jadi mudah terlepas… Yoi, kebetulan dulu pas ujian praktek SIM diberi tahu oleh pak polisinya kalau menggenggam stang motor itu yang benar posisinya adalah ibu jari berada di bawah stang dan empat jari lainnya di atas… Jadi posisi tangan benar benar menjepit stang motor sehingga kalau kalau pada saat motoran lalu tersenggol bagian siku, genggaman tangan terhadap stang masih kuat alias tidak mudah lepas…

Nah, tentunya kalau posisi saklar sein yang lebih digunakan berada di bawah maka posisi jempol masih berada di bawah stang meskipun posisinya agak mundur ke belakang… Hal ini tentunya membuat genggaman tangan terhadap stang menjadi lebih kuat bila tersenggol dibandingkan pada saat memencet tombol klakson…

Mungkin Ini Alasan AHM Menukar Saklar Sein dan Klakson…

Mungkin kedua hal itulah yang mendasari AHM menukar posisi tombol klakson dan seinnya… Menurut saya memang saklar sein lebih banyak digunakan dibandingkan dengan klakson… Menjadi lebih praktis karena mudah dijangkau untuk saklar sein dan juga lebih aman ketika sering mengaktifkan sein… Tapi itu tadi cuman tebakan dari saya lho, entah apa alasan yang sebenarnya dari AHM πŸ˜† … Untuk saya sendiri memang lebih sering menggunakan sein dari pada klakson… Sedikit benci dengan klakson sih, apa lagi kalau motoran pas di Surabaya dan pas jam berangkat atau pulang kerja, sampe berandai andai kalau insinyur motor ga pernah menemukan klakson pasti kota ini bakal sedikit lebih tenang πŸ˜† …Hasta maΓ±ana…

14 Komentar

  1. Yg ada juga,begitu kita salah mencet tombol,,,mata kita pasti otomatis melihat tombol di kiri stang..begitu sih yg sy rasain ….
    G tw kl rider2 honda yg laen…

  2. Sepertinya AHM pernah menyampaikan alasan itu, karena pemakaian sein lebih sering sehingga ditaruh pada posisi lebih terjangkau….

  3. Bukan masalah lebih mudah atau tidak tapi lebih ke sistem kabel bagian dalam yang berbeda jalur untuk mengurangi konsleting….Masyarakat menilai lebih mudah posisinya jika tombol berada di bawah…sebetulnya sama saja dan berhubunf sudah terbiasa dan hafal jadi ya seperti itu…sebagai contoh tombol hp yanh dulu rata rata abjad urut sekarang rata rata menggunakan qwerty

  4. ditempat saya malah klaksonnyasangat sangat sering, jadi bener2 ribet dengan sklar baru ini. jalanan sekarang udah rame sesek n banyak alay n emak2 gila. kalo dihitung2 sehari bisa nglakson seratusan kali

  5. Bel itu butuhnya kadang mendadak. Harusnya posisi berada di tempat yang paling mudah diraih. Ngapain tombol belok dibuat lebih mudah diraih. Ngapain tombol bel lebih sulit ditekan, nggak masuk akal

    • bel butuh mendadak? buat nglakson emak emak? berarti ente kurang defensive riding,, harusnya lebih utama ngurangi kecepatan dr pada mencet bel.. lol
      makanya klo riding pandangan luas ke depan, jaga jarak,,
      logika ente yg lbh ga masuk akal :lol;

    • Lebih baik berkendara secara awas dan antisipatif daripada klakson mendadak.
      Kalo di daerah saya yang suka klakson dadakan cuma angkot ugal-ugalan dan ibu-ibu penguasa jalanan.

    • saya jarang klakson klo ndak perlu banget bung, apa lg klo ada emak2 jgn d klakson ntar mlh gugup, mending kita safety riding aja dgn jaga jarak aman dan waspada kendaraan dr belakang
      sering2 pencet klakson d jalan yg ada mlh adu mulut bung, maklum d jalan ada bermacam2 type manusia dgn egonya masing2

1 Trackback / Pingback

  1. Standarisasi posisi tombol membuat perubahan posisi tombol klakson dan sein di motor Honda itu nggak logis dan berbahaya | Mengupas soal motor

Tinggalkan Balasan