Cara Aman Mengendarai Motor Matic di Musim Hujan…

Jari kanan full pegang handle, jari kiri boleh standby di tuas rem belakang... :roll:

tips-aman-pakai-motor-matic

Yeah… Menjelang akhir tahun 2016 ini wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah masuk dalam musim hujan yang disertai dengan kondisi cuaca ekstrim… Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing Kabupaten/Kotamadya telah mengajukan status siaga darurat bencana kepada pemerintah daerah setempat… Meskipun sedang musim hujan dan belakangan kemarin hujan lebat sepanjang hari, tapi tepat bukan merupakan halangan untuk beraktifitas sehari hari menggunakan motor… Terutama motor matic yang sekarang ini banyak digunakan karena lebih userfriendly…

Yup, motor matic mempunyai deck yang dapat digunakan pengendara untuk melindungi kakinya dari cipratan genangan air… Selain itu motor matic biasanya mempunyai bagasi bawah yang cukup luas untuk menaruh barang bawaan sehingga aman dari guyuran hujan… Meskipun motor matic menawarkan kemudahan dan kepraktisan, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengendarai motor matic pada musim hujan… Berikut ini beberapa tips mengendarai motor matic pada saat musim hujan dari Pak Muhammad Ali Iqbal, tim Safety Riding Analyst Astra Motor Yogyakarta:

Pastikan sepeda motor matic dalam kondisi prima…

Sebelum berkendara tentunya kita harus memastikan dulu kondisi motor yang akan digunakan… Lampu lampu apakah menyala dengan normal karena biasanya jarak pandang pada saat hujan akan berkurang… Lampu utama dan lampu belakang cukup benting untuk diperhatikan, begitu juga lampu lampu lain… Selain itu tingkat keausan ban, tekanan angin ban, dan rem pun perlu dicek sebelum berkendara… Dan jangan lupa, pastikan bahan bakar di tangki motor masih cukup aman untuk menempuh perjalanan…

Untuk melakuka cek kendaraan bisa dilakukan sendiri atau kalau tidak mau repot dan tidak mengerti bisa langsung meluncur ke bengkel terdekat… Bisa melalui bengkel resmi seperti Ahass untuk motor Honda yang telah memiliki faslitas fast check, atau bengkel motor umum lainnya…

Perlengkapan wajib pada musim hujan…

Helm, adalah kelengkapan wajib berkendara pada musim hujan maupun musim apapun (termasuk juga musim durian 😆 )… Pakai helm bersertifikat SNI dan kalau musim hujan sebaiknya menggunakan helm dengan visor/kaca bening agar visibilitas tidak terhalang visor/kaca helm… Maklum, motor tidak ada tombol untuk mengaktifkan Instrumen Riding Rules (IRR)

Jas hujan, penggunaan jas hujan disaat hujan melanda jelas bertujuan agar membuat tubung tidak terguyur air hujan yang biasanya bersifat asam… Gunakan jas hujan dengan model baju dan celana yang terpisah seperti ini… Hindari menggunakan has hujan model betmen yang bisa mengganggu kemampuan kita untuk mengendalikan motor… Jika cuaca tidak hujan maka jas hujan bisa disimpan pada bagasi bawah jok motor matic… Atau kalau cuaca panas dan kepengen pakai jas hujan ya silahkan saja…

Sepatu, biasanya pengendara motor pada musim hujan akan menyimpan sepatu kesayangan dan memilih berkendara dengan kaki yang telanjang atau pakai sendal… Hal tersebut sebenarnya kurang safety… Untuk lebih safety dan sepatu kesayangan tetap aman maka bisa menggunakan cover sepatu yang saat ini mulai banyak dijual… Atau ganti menggunakan sepatu boot yang tahan air, kalau sedang tidak hujan bisa taruh saja di bawah jok…

Sarung tangan, sepertihalnya penggunaan sepatu, penggunaan sarung tangan juga tidak kalah penting… Pada saat musim hujan penggunaan sarung tangan dapat memaksimalkan genggaman pada stang motor… Kalau musim hujan lebih baik menggunakan sarung tangan yang tahan air…

Pengereman dan akselerasi…

Saat cuaca hujan jelas kondisi jalanan/aspal akan basah karena air hujan… Pada kondisi ini maka cengkraman ban terhadap aspal akan berkurang karena terhalang air… Usahakan hindara berakselerasi dan mengerem yang mendadak karena pada aspal basah sangat mudang ban untuk nginci dan slip…

Atur putaran gas…

Pada sepeda motor matic secara mekanis tidak menghasilkan efek engine brake seperti yang terjadi pada sepeda motor bertransmisi manual… Sangat dianjurkan kepada pengguna sepeda motor matic tidak menutup gas secara penuh dan tiba tiba karena laju motor akan menjadi susah dikendalikan terutama pada saat turunan… Kurangi putaran gas secara perlahan namun tidak menutupnya secara penuh pada saat berada diturunan agar motor lebih mudah dikendalikan…

Melintasi genangan air…

Pada saat musim hujan tentu terdapat banyak genangan air yang ada di jalanan… Oleh karena itu hindari memacu kendaraan pada kecepatan tinggi pada saat cuaca sedang hujan… Karena bisa berbahaya ketika tiba tiba melintasi genangan air… Pada motor matic rata rata menggunakan ban ukuran 14 inch dimana jelas akan lebih terasa efek goncangannya bila dibandingkan dengan motor lainnya dengan diameter ban 17 inch… Waspada juga aquaplaning dimana roda dapat melayang akibat menerjang genangan air di jalanan…

Patuhi rambu rambu dan peraturan lalu lintas…

Pada saat hujan jelas tetap untuk mematuhi rambu rambu dan peraturan lalu lintas yang berlaku… Biasanya pada saat cuaca hujan banyak orang yang buru buru sehingga mengabaikan rambu rambu lalu lintas… Jangan sampai keselamatan kita menjadi tumbal dari kondisi buru buru karena hujan…

Cara Aman Mengendarai Motor Matic di Musim Hujan…

Jika cuaca sedang hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang menggelegar maka jangan paksakan untuk menerjang badai tersebut… Lebih baik berhenti karena cuaca ektrim bisa menimbulkan hal hal yang tidak terduga selanjutnya seperti papan reklame roboh, pahon tumbang, tanah longsor, dan sebagainya… Jelas akan menambah resiko ketika kita tetap melanjutkan perjalanan… Untuk tempat berteduh pun pastikan tempat tersebut cukup aman untuk dari resiko tadi… Dan jangan sampai berteduh namun dapat mengganggung lalu lintas, seperti berteduh di bawah jembatan layang misalnya…

Last, itu dia beberapa tips berkendara aman dan nyaman menggunakan motor matic pada cuaca hujan… Sebelum berkendara tentu lebih baik bagi kita untuk berdoa kepada yang maha kuasa agar diberikan keselamatan sampai tujuan… Hasta mañana…

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan