Stage 6: Naik Kapal dari Ketapang Menuju Gilimanuk…

Ketapang - Gilimanuk (2)

Yeah… Setelah penuh dengan perjuangan mengarungi samudra kemacetan dari Watu Dodol sampai Ketapang dan menjumpai keruwetan di Pelabuhan Ketapang pada stage 5 kemaren (klik di sini), rasa lega jelas muncul ketika sudah mencapai deck kapal paling atas… Sebelumnya sudah terpikirkan kalau deck pasti penuh dengan penumpang karena melihat bagian lambung kapal penuh dengan kendaraan… Makanya langsung cari tempat untuk nyantai dan lumayan teduh… Eh, ternyata sudah bener bener penuh sesak, apalagi ada rombongan study tour dari SMA plus Universitas… Ya sudah langsung menuju dekat Muster Station saja, tempat yang digunakan untuk berkumpul bila terjadi bahaya di kapal…

Saya sendiri cukup menikmati perjalanan naik kapal, cukup seneng juga sih naik kapal… Sensasinya keren banget, cuman takutnya kalau terjadi apa apa… Saya sendiri ga bisa renang, apalagi temen saya, makanya setelah sampai deck mata langsung mencari cari tempat dimana pelampung berada… Tidak berharap sesuatu yang buruk terjadi sih, tapi kadang pemikiran negatif berguna jika sewaktu waktu ada hal buruk terjadi… Jadi lebih siap untuk menghadapi situasi tersebut…

Ketapang - Gilimanuk (1)

Banyaknya penumpang yang berfoto foto dan saya semakin menyadari kalau saat ini penggunaan action cam dan tangsis benar benar sudah sangat amat mainstream sekali… Makanya saya sudah agak tidak kepengen beli action cam, lebih kepengen beli kamera mirorless tapi tabungan recehan saya belum cukup untuk membeli kamera mirorless termurah sekalipun… Sementara saya dan temen saya cuman mengandalkan kamera HP yang tentu saja mempunyai keterbatasan dalam mengambil gambar… Tapi cukup lagh untuk menjadi ilustrasi gambar di blog, meskipun bures sih ya :mrgreen:

Saya sendiri sudah menduga kapal penyebrangan akan lama sampai di Gilimanuk… Karena dulu pernah nyebrang sekitar jam 2 dini hari saja memakan waktu hampir 2 jam, apalagi sekarang situasi penyebrangannya lagi sibuk… Ga mau mikir kapan sampai di Gilimanuk sih, lebih pilih menikmati perjalan naik kapal yang sebenernya ga jauh tapi lama ini…

Mabok cuy... Wahahaahaaa... :mrgreen:
Mabok cuy… Wahahaahaaa… :mrgreen:

Ditengah tengah kapal yang terombang ambing ditengah Selat Bali, temen saya mulai merasakan kebosanan… Dan akhirnya dia mabok laut juga hahaahaaa :mrgreen: … Sudah saya bilang kalau mabuk laut jangan diam saja, dipakai buat nonton pemandangan yang syahdu ga percaya… Beruntung pak nahkoda mempersilahkan beberapa penumpang melihat lihat area kemudi kapal… Jadi saya ajak masuk ke dalam dan nonton nahkoda nyetir kapal saya, banyak juga yang tertarik ke dalam ruangan nahkoda terutama anak SMA…

Perjalanan naik kapal ini sebenernya ga jauh jauh banget, tapi agak luama… Antri docking adalah hal yang paling mainstream pas nyebrang dari Ketapang ke Gilimanuk maupun sebaliknya… Belum lagi kapal yang docking masih perlu bongkar dan muat barang, dan itu tidak membutuhkan waktu yang sebentar… Makanya proses nyebrangnya dengan proses antri docking lebih lama proses antri docknya 😆 … Pas antri docking inilah kapal biasanya terombang ambil di tengah laut yang membuat para pemabok laut seperti temen saya mulai bereaksi :mrgreen:

Total perjalanan menggunakan kapal ini hampir memakan waktu dua jam… Mulai dari pntu masuk kapal ditutup sampai kapal benar benar bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, Bali… Cukup lama memang, ya apa boleh buat karena memang harus menggunakan kapal penyebrangan jika ingin menyebrang dari Banyuwangi ke Bali ataupun sebaliknya… Kapal sudah benar benar bersandar dan para pemotor dan pemakai kendaraan lain sudah disuruh bersiap untuk bongkar muatan… Langsung menuju lambung kapal yang penuh sesak, saya sampai kesulitan menuju motor yang diparkir ditengah oleh para staff kapal… Begitu pintu dibuka langsung saja gas menginjakan kaki dan roda di Pulau Dewata, Bali… Hasta Mañana…

1 Komentar

Tinggalkan Balasan