Hattrick Apes Bagi Andrea Dovizioso…

Yeah… Sebenarnya mengikuti perkembangan tim Ducati di MotoGP 2016 cukup asik dan seru… Ducati Desmosedici GP16 racikan Gigi Dall’igna tahun ini cukup menunjukan perkembangan positif pada awal musim… Yup, di seri pertama MotoGP 2016 yang diselenggarakan di Sirkuit Internasional Qatar, Ducati sanggup meraih dua podium… Podium kedua diduduki Andrea Dovizioso sementara podium ketiga direbut oleh Andrea Iannone… Melihat Andrea Dovizioso sepertinya memang akan menjanjikan pada musim 2016 ini… Di seri Qatar dia tampak sengit banget bertarung melawan Jorge Lorenzo yang notabene adalah seorang juara dunia musim 2015…

Namun sepertinya Dovizioso ibarat terlalu cepat pulang pesta… Pada seri kedua yang diselenggarakan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina dia harus dlozor disruduk rekan setimnya yaitu Andrea Iannone… Podium dua yang sudah didepan mata pun harus hilang begitu saja… Dan Dovizioso pun harus mendorong motornya untuk mencapai garis finish… Meskipun Andrea Iannone diberikan sanksi olehh race director, sepertinya Andrea Dovizioso masih cukup kesal dengan tindakan rekan setimnya tersebut…

Pada seri kedua itulah kesialan Andrea Dovizioso bermula dan berlanjut pada seri berikutnya… Pada seri ketiga yang diadakan di Circuit Of The Americas (COTA) lagi lagi Andrea Dovizioso mengalami nasip sial… Dia ditabrak dari arah kiri oleh Dani Pedrosa yang lagi lagi membuatnya DNF… Namun kali ini Andrea Dovizioso lebih bijak menanggapi kesialannya karena memang dani Pedrosa bukanlah pembalap dengan tipikal agresif… Meskipun ini adalah keapesannya yang kedua diawal musim, dia lebih dewasa dalam menyikapi hal ini…

Dan saya sendiri pun juga heran entah apa yang sedang terjadi… Pada seri ke empat di Jerez, Spanyol kemarin lagi lagi Andrea Dovizioso harus DNF… Kali ini bukan terjatuh yang membuatnya tidak finish, namun Ducati Desmoseidici GP16nya mengalami masalah pada awal perlombaan… Dan pada seri Jerez ini Dovizioso mendapat hattrick apesnya… Yup, sudah tiga kali berturut turut sejak seri kedua Dovizioso harus tidak finish… Entah ini pengaruh apa, mungkin juga banyak penggemar MotoGP yang heran dengan Dovizioso… Sepertinya Dewi Fortuna belum juga berhinggap kepada Dovi setelah DNFnya yang kedua di COTA… Jelas kalau kesialan memang ga ada yang bisa ngerubah, kalau kata Mbah Triatmono, “mungkin sudah ketetapanNya”… Semoga saja di seri Le Mans, Perancis tanggal 8 Mei besok Dovi sudah hadir bersama dewi keberuntungan tersebut… Dan sepertinya Dovizioso perlu diruwat biar ga muncul kesialan pada seri ke lima tersebut… Hasta Mañana…

3 Komentar

  1. Ntah lah…mimpi buruk apa gerangan beliau…sudahlah status untuk musim depan belum pasti eh, kesialan beruntun malah datang tanpa ragu …
    Hmmm…semoga ada hikmat dr semua ini…

Tinggalkan Balasan