Berburu Durian Khas Kulon Progo di Kalibawang…

Jembatannya sempit tapi keren...

Durian Kulon Progo (1)

Yeah… Ini adalah kelanjutan cerita jalan jalan di Tahun Baru China kemarin… Setelah cukup puas menggapai awan di Kebun Teh Nglinggo dan Gunung Kukusan, langsung kita berempat mulai lirak lirik durian di pinggir jalan… Setiap ketemu penjual durian langsung pasang sorot mata tajam… Tapi sepertinya kita datang terlalu sore, durian yang dijajakan di pinggir jalan oleh warga sekitar sudah tidak terlalu banyak… Harganya pun terbilang cukup mahal, lagi pula ga bisa milih milih… Sempet muter muter tapi tidak ketemu juga yang merupakan bener bener pusat durian… Tiba tiba saya teringat kalau dulu pernah mengadiri festival durian di Kalibawang, yang memang di sana merupakan sentra durian…

Langsung saja meluncur menuju kesana, tepatnya di Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kulon Progo… Dari perempatan Dekso langsung meluncur ke utara terus… Sebenernya di jalanan ini juga banyak penjual durian, tapi harganya masih saja tetep mahal… Ya sudah, tidak usah mampir mampir lagi dan langsung menuju tujuan…

Arahnya sebelum kali yang merupakan perbatasan Kulon Progo-Magelang belok kanan… Nah, ditempat itu sudah memasuki Desa Banjarharjo, Kalibawang… Namun ternyata penjual duriannya malah sudah habis, diborong semua katanya… Walagh, sepertinya pencarian kali ini agak suram… Tapi berhubung sudah masuk desa maka dilanjutkan saja sampai mentok ke Jembatan Duwet yang merupakan batas wilayah anatar Kulon Progo dan Magelang…

Jembatannya sempit banget, maksimal cuman bisa dilalui sepeda motor, sepeda motor roda tiga ga boleh masuk karena ada portalnya… Ya sudah, numpang parkir mobil di depan warungnya warga :mrgreen: , sambil tanya di mana yang masih jualan durian… Ternyata di utara jembatan masih banyak katanya, oke langsung melewati jembatan yang aslinya keren ini… Alas jembatannya cuman pakai kayu, tapi sepertinya dilapisi besi bagian bawah, jembatan yang memakai sling besi ini sebenernya cukup keren… Dan juga ramai lalu lalang sepeda motor karena jalur ini merupakan jalur alternatif dari Magelang ke Kulon Progo ataupun sebaliknya…

Ternyata duriannya juga ga banyak banyak banget, tapi di sini jauh lebih murah dari yang dijajakan disepanjang jalan tadi… Namun ibu ibu penjualnya menjanjikan kalau saat ini sedang ada yang panen durian di desa sebelah… Dan disuruh tunggu sebentar, dari pada nunggu bikin ngantuk maka dibukalah sebuah durian yang sudah layak makan… Saya sih tidak maniak maniak banget, ya cuman rasan rasan sazaa…

Nha, pucuk dicinta ulam pun tiba… Datanglah sebuah mobil dengan isi didalamnya penuh durian, penual masih menyeleksi mana durian yang bisa dimakan hari ini dan mana yang besok… Saya sih ga muden, cuman liat diketok ketok plus dicium… Kok ya mau maunya lo nyium kulit durian πŸ˜† … Nah, setelah mendapatkan pilihan puluhan buah durian yang bsia dimakan hari ini maka temen temen pada sibuk memilih durian yang katanya sip… Saya sih foto foto saja dan terima beres untuk mencicipinya…

Tapi lama lama kok ya enak juga ya rasa durian, ya sudah nambah lagi sampe enek… Tiba pas durian terakhir dibuka sampe pada ga habis, untung saja ada pembeli lain yang bisa membantu menghabiskan πŸ˜† … Setelah diitung itung ternyata kita berempat tadi menghabiskan durian sebanyak enam buah… Jadi seorang kira kira menghabiskan 1,5 buah, mungkin kalau yang maniak durian sih sedikit… Tapi saya langsung kuatir darah tinggi semakin mencapai redline… Bahkan ada mbak mbak yang jauh jauh dari Wonosobo ke sini buat mencicipi durian… Apa di Wonosobo ga ada yang jual durian ya…??

Tidak lupa pada bawa durian untuk dibawa pulang, nah saya sih enggak :mrgreen: … Tapi cukup recomended juga harga durian dan kualitasnya di sini, selisih harganya bisa mencapai 20-25 rebu dari penjual di sempanjang jalan tadi… Ditambah lagi bertiga bawa pulang durian satu orang dua buah, jadi total ada 6 buah durian… Itu sudah membuat aroma mobil jadi enek… Tapi ya cukup keren juga, reuni geng SMP kali ini seharian penuh dari Kebun Teh Nglinggo, Gunung Kukusan, sampai ke Banjarharjo, Kalibawang untuk pesta durian… Hasta maΓ±ana…

Tinggalkan Balasan