Sensasi Memetik Strawberry di Kebun Buah Tawangmangu…

Tawangmangu

Yeah… Sebenarnya ini adalah cerita perjalanan balik seusai mengunjungi Surabaya via Malang kemarin… Pada perjalanan berangkatnya memang sengaja memilih rute Tawangmangu karena sama sama belum pernah ke sini… Dan ternyata kita ketagihan untuk baliknya berencana lewat sini lagi, sensasi dingin dingin empuk dan si Smash ga kuat nanjak yang lebh punya taste :mrgreen: … Start dari Wonokromo sekitar jam 7 pagi, karena antisipasi memang mau mampir Tawangmangu lebih lama, dan kepengen satu sensasi yang ditawarkan oleh rute ini… Sensasi memetik buah strawberry sendiri sepertinya asik, terlihat pada perjalanan berangkat banyak penjual strawberry di pinggir jalan plus kebunnya yang luas…

Sampai Tawangmangu sudah cukup siang, sehabis Dhuhur mungkin sekitar jam 1 lebih dikit… Disambut hawa dingin setelah sebelumnya berpanas panasan membelah kota Surabaya, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, sampai Magetan… Langsung cari spot kebun buah strawberry yang asik buat foto plus bisa memetik sendiri buahnya…

Kebun buah Tawangmangu

Cari kebun yang sepi, karena kalau rame ga ada bedanya sama pasar malem dong… Ketemu, langsung saja meluncur ke kebunnya untuk memetik langsung… Dibekali wadah buat metik sendiri satu orang satu, ga tanya harga dulu langsung aja masuk :mrgreen:

Yagh, sensasinya memang asik, ibaratnya di sawah tapi adem, dingin dingin seger… Dan yang kita cari bukan memetik buah strawberrynya sebenernya, cuman mau numpang foto :mrgreen:

Usak usek berdua dari tadi cuman sekilo strawberry :mrgreen: , tenang saja di depan disediakan yang sudah dipetik kok… Melihat buah strawberry yang merah merah tentu kepengen makan langsung, langsung saja sikaattt, ceplus, segeerrr :mrgreen: … Sudah makan strawberry sekitar 10 biji baru berpikir, emangnya boleh makan langsung dikebun…?? 😆

Panen Strawberry

Dirasa puas langsung keluar untuk nambah buah yang sudah dipetik oleh petani… Ternyata harganya selisih 5 ribu sampai 10 ribu, lebih mahal yang hasil metik sendiri, katanya ada tarip untuk merasakan sensasi memetik sendiri :mrgreen: … Dan tanya apakah boleh makan dikebun langsung ternyata jawabannya tidak boleh 😯 … Ya sudah bilang kalau sudah makan sekitar 10 biji, eh ternyata ga papa karena udah terlanjur :mrgreen:

Saya pesen dibungkuskan 2 kilo, temen saya juga pesen 2 kilo… Sebelum geber pulang makan strawberry dulu sambil menikmati Telaga Sarangan dari atas, ga terasa saya telah menghabiskan strawberry sekitar setengah kilo plus bakso semangkok 😆 … Last, yang jelas sangat asik untuk memetik buah strawberry di Tawangmangu, jangan lupa rasakan sensasinya kalau sedang mampir… Tawangmangu sendiri ga jauh jauh amat kok dari Kota Solo, kalau kata saya, “cuman sak plintengan” :mrgreen:

Saran saya kalau mau metik sendiri pilih yang warna buahnya belum full merah, masih ada kuning kuningnya dikit, biar sampai rumah ga terlalu matang… Dan kalau datang pas week end siap siap saja rame… Saran berikutnya adalah usahakan menggunakan kendaraan yang proper, dalam artian tangguh dan sehat wal afiat… Jangan seperti kita yang naik bebek jadul Suzuki Smash buat boncengan lagi, sensasinya pun jadi tambah yaitu ga kuat nanjak :mrgreen:

10 Komentar

  1. siip!
    besok da acara mo ke kediri (dari jogja), rencana lewat tawangmangu juga sambil ngademm..
    baca ini jadi pgn mampir kebun strwbrry juga 😀 thankz!

Tinggalkan Balasan