Merasakan Viar Cross X 200 SE On The Road…

Viar Cross X 200 SE

Yeah… Setelah puas melihat detail bagian Viar Cross X 200 SE, saatnya untuk mencoba sedkit merasakan mesin 200ccnya… Jalan yang dilalau bukan habitat asli motor ini sih, cuman keliling keliling Kota Wates… Mungkin jarak test ridenya kurang lebih 6-7 km dengan kondisi jalan beraspal, meski sempet melalui jalanan aspal yang rusak… Pertama kali nyemplak motor ini yang terasa adalah tingginya minta ampun… Saya yang mempunyai tinggi badan 174 cm jinjit hampir balet, meski kedua kaki bisa nyentuh tanah… Engin start On dan lets go…

Pertama menyalakan mesin cukup halus starternya, langsung terdengar suara knalpot yang cukup keras… Saya kira knalpot Viar Cross X 200 SE ini telah mengalami ubahan, namun ternyata suara yang cukup keras dan ngebas tersebut asli bawaan pabrik… Suaranya lumayan lagh, tidak seperti suara knalpot kaleng sarden… Langsung gas sajah… tarikan dari gigi satu lumayan yahud, khas motor garuk tanah yang torsiable… Namun lanjut shifting ke gear 2, 3 dan seterusnya saya merasakan respon yang telat dari mesin… Begitu kopling dilepas setelah melakukan shifting, hentakan yang terasa telat sepersekian detik… Hentakan telat tersebut terasa pada semua gear, entah apa yang terjadi… Dan ternyata Duo Horee juga merasakan hal yang sama dengan saya pada saat mencobanya…

Review Viar Cross X 200 SE

Keliling keliling Kota Wates kebetulan dikawal oleh SimBah yang menggunakan Viar VX2… Pada jalanan aspal lurus dan mulus asik asik saja, dengan suara  knalpot yang sedikit bisa mengintimidasi cukup asik mainan Cross X 200 SE ini :mrgreen: … Lanjut jalanan menuju Waduk Sermo, namun bukan mau ke Sermo, cuman muter muter saja… Jalanan aspal yang mulus tapi berkelok kelok khas kaki bukit, lumayan serem juga menikung dengan kecepatan tinggi menggunakan Cross X 200 SE ini… Berbeda dengan menggunakan Viar VX2 yang meskipun menahklukan tikungan dengan kecepatan cukup tinggi, saya masih cukup pd… Mungkin akibat body motor yang cukup tinggi yang membuat sedikit agak ngeri, lagian takut dlosor akibat minim penerangan :mrgreen:

Untuk Wheelie dari gear satu juga cukup enak, meskipun agak berat (ga ada fotonya, SimBah kalau moto malem blur semua :mrgreen: )… Cuman respon telat pada saat shifting gear tadi cukup disayangkan, padahal motor ini sudah cukup keren banget… Lainnya sudah cukup oke, bodynya pun trail banget meskipun penggunaan rangka model diamod kalah keren dibanding twin spar seperti KLX :mrgreen: … Dengan harga 20 jutaan jelas cukup menggiurkan bisa mendapatkan motor trail dengan tampilan yang cukup garang… Untuk sesi test ride di habitatnya sepertinya tidak bisa dilakukan, karena kemarin mampir ke WD Garage motor ini sudah jadi supermoto :mrgreen: … Ban tahu sudah menjadi ban on the road dan menggunakan ring 17 baik depan maupun belakang… Namun, gambaran yang saya rasakan di atas cukup lagh untuk sekedar merakan performa Viar Cross X 200 SE ini… Ciao…

8 Komentar

  1. lumayan bandel kl di suruh menek menek di tanah,kawan kawan juga banyak yg tersekima ketika inyong test dijalur..
    kira” sudut kemiringan 75° dg panjang trek jalur sekitar 100meter an lah masih enteng nggreyeng pake untu 2,yah…walaupun sesampainya di akhir lintasan jatoh,maklum..tinggi bdn inyong masih 160 wahahaha… jadi ga cma jinjit balet tp bener” njit njit njit…

  2. oot, miris kalau lihat yang begini

    Miris gan dua debt collector nyaris sekarat dengan luka di sekujur tubuhnya setelah berupaya menarik motor leasing yang bermasalah, nariknya langsung rampas di jalan saat dipakai pemiliknya. Si pemakai mengiranya maling lalu meneriakinya maling dan wargapun berdatangan menghajar keduanya hingga tak berdaya.

    Mustinya ada regulasi yang elbih arif dalam pernarikan motor ini!
    http://bonsaibiker.com/2015/04/09/narik-motor-leasing-di-jalan-2-debt-collector-skarat-dihajar-massa-musti-diatur-regulasinya-nih/

Tinggalkan Balasan