Produksi Chevrolet Spin Dihentikan… Sayang Sekali…

Chevrolet Spin (1)

Yeah… Kabar yang kurang mengenakan untuk didengar datang dari Chevrolet Indonesia… Pabrik perakitan Chevrolet Spin, MPV yang diluncurkan baru seumur jagung kini menghentikan prosuksi… Chevrolet Spin, MPV murah dari Chevy akan mulai stop produksi hanya dalam beberapa bulan kedepan, tepatnya 1 Juli 2015… Biaya produksi yang besar dan target penjualan yang katanya tidak tercapai secara penuh membuat General Motor menghentikan produksi Chevrolet Spin…

Chevrolet Spin sendiri bila dibandingkan produk Chevrolet yang lain cukup laris lho… Pada tahun 2014 berhasil terjual 8000an unit, namun target yang dicanangkan katanya 40.000 unit pertahun… Yagh, jauh banget dari target penjualan, apalagi bila dibandingkan rajanya MPV di jalan raya Avanza misalnya yang terjual 100 ribuan unit… Pantesan saja penjualannya tidak menutupi biaya produksi, lha target dan hasilnya baru tercapai seperlimanya…

Segmen pasar MPV low end memang banyak penghuninya, mulai darai duo Avanza-Xenia, Ertiga, sampai Mobilio hadir disini… Dengan duo rajanya yang masih menguasai pasar yakni Avanza dan Xenia… Entah apa yang membuat mereka berdua masih bertahan di singgasana dan sulit terusik oleh kehadiran MPV lain… Faktor body…?? Rear Wheels Drive…?? Yang terakhir itu mungkin saja, maklum katanya sistem penggerak roda belakang lebih jago buat diajak blusukan apalagi menanjak…

Chevrolet Spin (2)

Cukup sayang sekali sih sebenernya MPV sebagus ini untuk stop produksi sedini ini… Saya yang sebelumnya pernah mencoba spin di area parkir 😆 dan membonceng pada baris ketiga sebenernya cukup nyaman bila dibandingkan dengan MPV lain… Head Unit, speedometernya pun cukup asik, mengusung speedometer analog plus digital mirip Pulsar… Weitz… Jangan jangan kena kutukan gara gara menggunakan speedometer yang mirip Pulsar ini 😆 … Dashboardnya pun lumayan untuk ukuran MPV murah, dan yang asiknya ada pilihan mesin diesel… MPV low end dengan pilihan mesin diesel dengan torsi yang lebih galak tentunya…

Untuk kenyamanan sendiri patut diacungi jempol, pada saat duduk pada baris ketiga meskipun agak sempit gak ada gejala mau terbang tuh 😆 … Jadi sebernya sayang banget kalau harus stop produksi sedini ini, mengingat kualitasnya cukup jempolan khas Chevy… Bahkan kemarin saat di Jogja ketemu Spin digunakan untuk armada taksi, saya pikir itu karena Spin sudah dikenal banyak masyarakat, eh malah stop produksi… Padahal saya sendiri berencana mau beli si Spin (rencana dulu), berhubung sudah stop produksi ya apa boleh buat sepertinya saya memang harus tetap jadi fans boy Captiva… Ciao…

16 Komentar

  1. satu-satunya LMPV yang type terendah AC sudah double blower, bukaan sampai baris ketiga CMIIW, btw saya juga berencana mengganti motuba saya dengan Spin tapi keburu pabriknya tutup, kayaknya mau beli yang mainstream aja si Duo Kaleng Wkwkwwk

Tinggalkan Balasan