Premium dengan Pertamax Gak Bisa Campur Secara Homogen…??

SPBU Ambarketawang...

Yeah… Hal yang masih menggelitik bagi saya sendiri… Mencampur premium dengan pertamax apakah bisa campur secara homogen…?? Sangsi saja, belakangan ini motor saya isi dengan pertamax setelah sebelumnya saya isi dengan premium… Jadinya bbm yang ada dalam tangki motor tidak sepenuhnya pertamax, bakalan masih ada sisa sisa premium walaupun sedikit… Bagitu diisi pertamax terasa juga bedanya, tarikan motor lebih enteng, mesin pun juga halus… Apa cuman sugesti…?? Sepertinya tidak, dulu pernah juga isi dengan pertamax dan memang lebih terasa bedanya… Temen temen yang pada ngisi pertamax juga demikian…

Tapi ketika indikator bbm di speedometer mulai hampir habis kok terasa biasa lagi… Tarikan motor biasa biasa saja… Kan harusnya kalau bbm dalam tangki mulai habis, motor jadi tambah ringan tuh… Apa kandungan pertamaxnya udah habis ya…?? Tinggal premium saja yang tertinggal didalam tangki…?? Lho, kalau tinggal premium yang tertinggal di dalam tangki berarti anatara premium dan pertamax ga bisa campur secara homogen dong…??

Pertamax 92

Penasaran saja, langsung searching sana sini cari info… Apakah premium jika dicampur dengan pertamax bisa tercampur secara homogen…?? Setelah cari cari info diberbagai forum diskusi diinternet, ternyata pencampuran antara premium dengan pertamax bisa tercampur secara homogen… Jadi gampangannya jika mencampur premium yang memiliki oktan 88 dan pertamax yang memiliki oktan 92 maka oktannya menjadi 90… Jika pencampuran antara premium dan pertamax dilakukan dengan perbandingan 1:1 tentunya…

Tapi ada kelemahannya juga dalam percampur premium dengan pertamax ini… Pertamax sendiri mempunyai zat aditif spesial yang berguna untuk membersihkan ruang bakar pada mesin… Zat aditif ini tidak terkandung dalam premium yang memiliki oktan 88… Jadi, jika kita mencampur premium dengan pertamax maka zat aditif akan tidak terasa karena tercampur dengan premium yang tidak memiliki zat tersebut… Lha kandungan zat aditif dengan bbm sudah ditakar oleh insinyurnya pertamina secara pas, kalau ditambah bbm lain yang tidak memiliki zat aditif ya memang tidak akan berperan sebagaimana mustinya…

Jadi jika kita mencampur premium dengan pertamax sih bisa nyampur secara homogen… Akan tetapi zat aditif yang berfungsi sebagai pembersih ruang bakar tidak akan berfungsi secara maksimal akibat proses pencampuran dengan premium… Terus kok ada penurunan karakter mesin pas bbm di tangki motor saya yang habis tadi apa ya…?? Apa sudah saatnya servis lagi…?? Ah, mosok baru 200 km udah minta servis lagi… Coba nanti diisi pertamax lagi, ada perbedaan lagi kah…?? Kalau temen temen sendiri merasakan perbedaan setelah memakai pertamax ga…?? Ciao…

15 Komentar

  1. Nyampur dengan sempurna kok premium n pertamax… sama2 minyak…

    Memang kalau tinggal sedikit, atau pertamax uda lama d tangki… ga greget kyak baru isi pertamax. Pengalaman ane sendiri, baik itu pertamax maupun pertamax plus, ga sampe seminggu uda menurun performanya…

    Sepertinya memang kualitas produkny yg kurang bagus.. bahkan shell super dan super extra dlu jg begitu… d surabaya uda pada tutup shell ny…

  2. jian tulisan aneh, walopun gak nyampur seharusnya first in first out, kecuali berat jenisnya beda, tapi khan sama2 minyak, oli aja nyampur apalagi sama2 bahan bakar…

  3. hmm…sama.. NJMX ane pertamax fulltank, kalo bensin mau abis juga jadi gak greget lagi..
    eh, tapi mungkin karna dah berbulan2 gak di bersihin karbunya kali ya.. ahahahaha…

  4. kirain gw doang yg ngerasain bgitu. dulu motor gw diisi premium, stlh mw abis gw ganti make pertamax dan feelnya langsung beda tp setelah tangki mulai kosong feel yg greget itu ilang. gw rasa mungkin sih bobot jenis pertamax lebih gede kali ya drpd premium (cmiiw).

  5. sepertinya sih di soal pembakaran, mungkin saja pertamax itu lebih cepat pembakarannya makanya di sisa tangki selalu premium yang asumsinya masih tertinggal

Tinggalkan Balasan