Tips Memilih Jas Hujan yang Baik Agar Meminimalisir Rembes…

tips memilih jas hujan

Yeah… Musim hujan telah menghampiri kita yang berada pada wilayah Indonesia… Bagi “biker” sendiri saat musim hujan memang terkadang adalah musim yang sedikit merepotkan… Yap, karena berkomuter kesana kemari menggunakan motor tentu kita akan cukup terganggung dengan adanya hujan… Apa lagi kalau ditengah perjalanan tiba tiba hujan turun… Apalagi kalau kita kelupaan tidak membawa jas hujan, bener bener apes… Yah, diambil hikmahnya saja, kalau hujan tidak kepanasan dan kalau panas tidak kehujanan :mrgreen: … Kali ini saya akan memberikan beberapa tips untuk memilih jas hujan agar efektif dan meminimalisir rembesan air…

Yap, meskipun kita sudah memakai jas hujan saat berkendara dalam kondisi hujan, terkadang ada saja bagian bagian yang rembes oleh air hujan… Pakaian yang sudah rapi malah terkena air hujan gara gara jas hujan tidak mampu membendung hujan yang deras…

Yang pertama saya sarankan untuk memilih jas hujan tipe baju dan celana yang terpisah, bukan yang tipe batman… Jas hujan model baju dan celana cenderung lebih aman dari pada tipe batman yang bagian belakang biasanya terbang kesana kemari terkena angin… Bisa bisa nyangkut di gear motor, hal ini bisa bahaya bagi kita sendiri…

Hal yang kedua yang harus diperhatikan adalah bahan dari jas hujan itu sendiri… Pastikan bahan jas hujan adalah bahan yang tahan terhadap air dan tidak tembus (water proof)… Biasanya jas hujan yang bagus terdiri dari dua lapisan, yang satunya adalah lapisan PVC atau juga Latex… Lapisan uni cukup mengurangi rembesnya air dari luar…

Bagian pangkal paha...
Bagian pangkal paha…

Yang ketiga adalah harus memperhatikan bagian pangkal paha/selangkangan… Sering banget kan dibagian tersebut sering rembes air hujan… Makanya bagian ini harus diperhatikan agar meminimalisir rembes… Maklum saja pada bagian ini adalah titik pusat dari banyak jahitan… Pilih jas hujan yang memiliki pusat jahitan sesedikit mungkin agar tidak mudah rembes… Seperti gambar di atas, jas hujan saya memiliki pusat dari tiga jahitan… Kalau jas hujan yang anda pilih memiliki 4 jahitan coba pilih yang lain, pokonya maksimal 3 jahitan… Kalau masih rembes juga biasanya saya melapisi sealent (lem kaca) pada jahitan yang rembes… Cukup membantu kok… Sekian dulu tips kali ini, kalau ada tips lain silahkan dishare di kolom komentar… Ciao…

19 Comments

  1. eh, buset…
    udah setahun musim kemarau,
    knapa ane bisa nyasar baca ini yak..? wkwkwkkwkwkkw 😀

    kang yugo, ane udah khatam nih baca semua artikel category tips&trik..
    thanks! 🙂

  2. Iya mas, Jas hujan setelan lebih enak karena kita jadi bebas bergerak. Kalau yang batman kadang suka diterpa angin. Plus bahan yang bagus kedap air membuat tubuh terlindungin dari air. Makasi tipsnyaa

  3. harga & merk tak bs jd patokan tembus tdknya jas hujan,
    jas hujan mahal cm buat nampang doang kl bahannya msh dr sejenis kain. Pernah pake macam ax*o, dan sejenisnya dipake gak lama tembus.
    Justru yg murah yg berbahan plastik ato pvc, kl tak sobek kagak bakal tembus.
    Cuma kendalanya kl bawa tas gendong isi laptop kadang tak muat, akhirnya risriting bagian bawah yg sering jd korban.
    Kl mau bawa tas punggung biasanya ai pake celana dr jas hujan merk peng*in (pvc), sdg utk badan ai kombinasikan ama jas hujan model jaket gede (ai beli via sodara di markas tentara/bukan doreng).
    Kl ditotal harganya hampir sama jas hujan bermerk.
    Jas hujan peng*in 80k, tambah jas hujan abri 140k.
    Tp aman & gerah.

  4. Weeeh…aku udah baca daritadi..ternyata lupa belum koment…habis jas hujan udah ngga kehitung lagi jmlnya…mau ponco mau setelan..terakhir beli harga 350 ribu juga masih aja tembus airnya…klo blh tau yang paling bagus merk apa ya?

  5. Alhamdulillah, udah setahun pake model mantel made in China berbahan karet aman terkendali tidak bocor. . Kalo bisa nyari ukuran yang lebih besar dari ukuran biasa di pakai, sample biasa pake L di mantel pake XL. Karena mantel yg kita pakai sebagai pelapis pakaian yg kita pakai, serta daerah selakangan yg rawan bocor alus karena posisi yg ngangkang saat naik, turun atau berkendara…. * itu yg saya terapkan saat pembelian mantel aka jas anti air 🙂

  6. Sy pernah punya yg model kain spt itu.. tp ga lama tembus jg.. kyknya ada lapisan yg tiba-tiba rontok gt.. putih-putih kyk serbuk.. pdhl ya tiap kali abis dipake lgsg dilap basah.. trus dijereng (apa bhs indonesianya dijereng ya?)

Leave a Reply